Sedikit tulisan yang berisi opini dariku,,
» Kadang aku berpikir adakah nilai di dalam sistem sosial tetapi tidak ada dalam induvidu sosial itu??
» Adakah perubahan tanpa gerakan bersama??
Aku mencoba untuk mempelajari sesuatu guna mencari tahu jawaban dari pertanyaan diatas. Mencoba untuk berdiskusi dan bertanya pada teman-teman. Hampir semua menjawab tidak mungkin. Bagaimana mungkin kita dapat memberitahukan bahwa ini adalah diriku sementara sifat ke’diri’kuan itu tidak terdapat pada diriku..Seperti itu juga dengan UKSU. Bagaimana mungkin kita menyebutkan ini adalah nilai UKSU sementara nilai itu tidak ada pada UKSU. Bagaimana mungkin kita mengatakan dan menurunkan materi „“ini loh kedisiplinan,di UKSU kalian harus disiplin“ (dan masih banyak lagi hal lain)..hahahaha..(ketawa dulu sebentar). Pasti kita merasa emosi atau tergelitik jika disinggung seperti ini. Dasar manusia,kalo disinggung kenyamanannya pasti terusik Makanya anti-kemapanan dong.hehe..tapi inilah kenyataannya. Seperti juga kritik ku terhadap organisasi lain di kampus begitu juga dengan realita yang ada dalam masyarakat. Sebenarnya nilai yang kita agung-agungkan itu tidak ada dalam diri kita. Nilai dalam sistem sosial tersebut semakin terkikis seiring dengan waktu yang membawa kita terhanyut dalam mimpi yang memabukkan.hehehe...Menarik kan? Jadi kok bisa ada kejadian ’berani-berani’ mengkader?hahahaha..
Selalu bicara perubahan. Perubahan apakah yang diinginkan?hihihi. hah,perubahan yang berubah-ubah..hahaha.. Bicara gerakan, bergerak-gerak iya. Tapi harus kuakui banyak pelajaran berharga yang kudapat di UKSU sehingga menjadi seperti ini. Thx Pal. (loh kok jadi melo gini,,cupu kali pun )..
Perubahan bisa berangkat dari sekelompok minoritas. Tetapi minoritas tersebut harus bisa membangun kesadaran yang lain sehingga gerakannya semakin meluas. Memang bukan waktu yang singkat. Harus diakui butuh waktu. Tetapi gerakan harus disusun terus dan pantang menyerah sehingga sampai darah dan nanah pun bercucur semua terasa nikmat senikmat menuangkan sp**ma di tempat tidur..Akhhhhhhh..hahahaha..ya mungkin seperti itulah harusnya kenikmatan kita membentuk kesadaran itu..
Kejadian yang sama terjadi juga pada UKSU ku. Ga mungkin akan terjadi perubahan kalau hanya sendiri-sendiri. Hahaha..Atau bahkan kita ga mau terjadi perubahan..hihihi..Liat aja seberapa besar usaha yang sudah dilakukan..(mungkin sangat besar)..Liat seberapa besar kita saling berkomunikasi,saling menghargai saling bertegur sapa. Ataukah sudah adakah perasaan ’jijik’ yang mulai tumbuh di dalam diri kita? Apa yang harus kita jijikkan?hahaha..Ataukah segitu defensifnya kita menghadapi kritik-kritik yang ada??hahaha..
Dasar,,
Padahal ini adalah organisasi sosial. Ga dibayar ga digaji. Mbok,saling menghargai dan saling menghormati dong. Harus kita appreciate semua yang sudah mencoba berusaha membangun organisasi kita ini. Baik BP,DPA, masssa. Sikap ini yang saya rasa kurang sekali..hihihi.. padahal setauku orang-orangnya santai-santai dan asik-asiknya..hehehe.
Anehnya,,dalam organisasiku ini ada yang aneh..hahaha.
BP dikritik dan diberi masukan malah bersifat difensif dan resisten.
A: Men,kita diserang nih!!
B:Sapa yang nyerang?
A:Sekelompok
B:Maju kalipun orang ini.Sok kali.
Sekilas begitu lah anekdot ku terhadap BP UKSU yang mencoba untuk menangkis ’serangan’ massa. Sementara massa:
A:Apanya kerja orang ini?
B:Maen-maen aja kali.
A:Gas kan lah biar makin bagus kinerjanya.
B:kugaskan lah.
Ya begitulah keadaan yang kulihat di UKSU.
Saat Sabtu tanggal 5 April 2008 ada forum sosialisasi Acara Akhir PPAB. Sekelompok
Hah,sudahlah..semoga kita mendapat hikmah dari pelajaran ini.. Maaf jika telah menyinggung hati Saudara/i.
Marilah kawan sama-sama kita ’kepalkan tinju’ untuk memukul ’awan yang mengkristal’. Karena menghidupkan sebatang lilin lebih baik daripada meneriaki kegelapan itu.(ngambil kata-kata seseorang dari bukom.hihihi..punten nyak)..
Semangat BP,,
Semangat DPA,,
Semangat kawan-kawan..
Wasalamualaikum warahmaturah wabarakatuh,,
Aanggota biasa UKSU ITB

Tidak ada komentar:
Posting Komentar